Piknik
Suatu saat diri lagi dalam
persimpangan kebingungan dengan berjuta pertanyaan yang belum dapat diklarifikasi,
Apa yang kau pikirkan??
Bingung dalam diam karena
belum tau apa yang hendak dijawab,
Diriku adalah pikiranku
Diriku adalah jabatanku
Diriku adalah yang meliputi
ada dan tiada
Diriku tidak lain dan tidak
bukan adalah kapan dan dimana,
Diriku adalah kapitalis
saat tertipu oleh para seorang pedagang, penjahat,
Aku juga seorang realis,
Diriku menembus ada dan
yang mungkin ada,
Saat ku menembus ruang dan
waktu, diriku dimana
Saat ku menembus ruang dan
waktu diriku adalah pikiranku, entah dimana pikiranku kan berjalan dalam
menembus ruang dan waktu,
Secara material aku mungkin
dapat menembus ruang dan waktu, entah dimana keberadaannya, dalam doaku padaNYA
yang pemilik segalanya, yang maha segala maha,
Mau atau tidak mau,
direncanakan atau tidak direncanakan diriku pasti dapat menembus ruang dan
waktu, entah sampai dimana,
Saat mengalami hari esok =
diriku,
Pertanyaan:
Bagaimana cara menulis
elegi yang baik n sesuai seperti elegi-elegi yang telah Bapak tampilkan??
Terima kasih atas
jawabannya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Be Positive Ok